Tampilkan postingan dengan label itu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label itu. Tampilkan semua postingan
Rabu, 27 Agustus 2014
Apakah Wireless Router itu Berbahaya Bahaya WiFi

Apakah EMFs itu?
Ketika setiap jenis perangkat elektronik digunakan, ia menciptakan EMFnya sendiri. Struktur EMF bervariasi, tergantung pada frekuensi dan intensitas listrik, namun semua EMFs (electromagnetic fields) bisa berbahaya jika anda terkena terlalu sering atau untuk jangka waktu yang lama. Karena ini, jelas juga bahwa mengapa memiliki begitu banyak gadget teknologi di rumah maka kesehatan seseorang bisa terancam.

Jaringan rumah atau kantor wireless mengirimkan sinyal radio pada frekuensi yang sama seperti frekuensi microwave oven yang digunakan untuk memasak makanan. Seperti semua sinyal radio, semakin dekat anda ke pemancar (router) semakin kuat sinyalnya. Ponsel bekerja pada prinsip yang sama. Perbedaannya adalah bahwa ponsel bekerja pada frekuensi yang berbeda dan mengeluarkan sinyal yang lebih kuat daripada wireless LAN. Handphone mengeluarkan radiasi 10 kali lipat lebih kuat dari pada wireless router.
Bahayanya EMFs Bagi Kesehatan Manusia
Ketika elektrikal sistem tubuh kita diubah, ada beberapa masalah kesehatan yang bisa terjadi termasuk tumor otak, kelelahan, masalah jantung, dan risiko lebih tinggi terkena kanker dan leukemia. Selain itu, ada juga yg melaporkan kondisi kesehatan lain yang terkait dengan masalah EMF, tetapi penelitian belum mengkonfirmasi efek jangka panjang akibat radiasi elektromagnetik dari barang-barang rumah tangga yang dapat mempengaruhi pada individu.
Hal terbaik yang bisa kita lakukan untuk menghindari overexposure EMFs ini adalah matikan semua perangkat elektronik saat tidak digunakan, atau anda dapat menggantinya dengan koneksi perangkat hard-wired. Mencabut plug mereka juga penting karena bahkan jika mereka sedang off perangkat ini masih bisa memancarkan radiasi.
Senin, 03 Februari 2014
Persidangan Parlimen 90 minit “Kalau masa itu mereka baling selipar kita tengoklah
| Jul 7 2013 Malaysiakini |
Menteri Komunikasi dan Multimedia Datuk Seri Ahmad Shabery Cheek berkata usahanya untuk melanjutkan siaran persidangan Parlimen di RTM adalah untuk memenuhi tuntutan masyarakat yang mahu melihat stesen berkenaan bersikap lebih adil.
“Jika sebelum ini timbul isu orang kata RTM hanya digunakan untuk menyiarkan wajah pemimpin kerajaan sahaja, sekarang tidak lagi.
“Ini kerana kalau dalam waktu siaran langsung itu ahli parlimen pembangkang yang banyak bertanya soalan maka mereka akan dapat publisiti.
“Kadang-kadang mungkin dia dapat lebih banyak daripada pemimpin kerajaan kerana kita tidak lagi tentukan berapa minit untuk kerajaan dan berapa minit untuk pembangkang,” katanya dalam satu wawancara dengan Mingguan Malaysia.
Shabery berkata lanjutan masa dari 30 minit kepada 90 minit untuk tempoh perbahasan itu juga untuk meningkatkan ketelusan kepada apa yang berlaku di dalam Dewan.
“Kalau masa itu mereka baling selipar, kita tengoklah,” katanya.
Shabery memperkenalkan siaran langsung 30 minit semasa menjadi menteri penerangan ada 2008, yang kemudiannya dipinda oleh penggantinya, Datuk Seri Rais Yatim.
Rais menukar format siaran 30 minit itu untuk memfokuskan kepada jawapan menteri dan akan melencongkan siaran kepada wawancara dengan MP BN apabila wakil pembangkang sedang bertanya soalan.
Katanya, lebih 1.8 juta penonton sudah mengikuti siaran melalui Internet itu ketika para ahli dewan mengangkat sumpah, 1 Julai lalu
“Jika sebelum ini timbul isu orang kata RTM hanya digunakan untuk menyiarkan wajah pemimpin kerajaan sahaja, sekarang tidak lagi.
“Ini kerana kalau dalam waktu siaran langsung itu ahli parlimen pembangkang yang banyak bertanya soalan maka mereka akan dapat publisiti.
“Kadang-kadang mungkin dia dapat lebih banyak daripada pemimpin kerajaan kerana kita tidak lagi tentukan berapa minit untuk kerajaan dan berapa minit untuk pembangkang,” katanya dalam satu wawancara dengan Mingguan Malaysia.
Shabery berkata lanjutan masa dari 30 minit kepada 90 minit untuk tempoh perbahasan itu juga untuk meningkatkan ketelusan kepada apa yang berlaku di dalam Dewan.
“Kalau masa itu mereka baling selipar, kita tengoklah,” katanya.
Shabery memperkenalkan siaran langsung 30 minit semasa menjadi menteri penerangan ada 2008, yang kemudiannya dipinda oleh penggantinya, Datuk Seri Rais Yatim.
Rais menukar format siaran 30 minit itu untuk memfokuskan kepada jawapan menteri dan akan melencongkan siaran kepada wawancara dengan MP BN apabila wakil pembangkang sedang bertanya soalan.
Katanya, lebih 1.8 juta penonton sudah mengikuti siaran melalui Internet itu ketika para ahli dewan mengangkat sumpah, 1 Julai lalu
Langganan:
Postingan (Atom)