Selasa, 04 Maret 2014
Tips Hemat BBM saat Berkendara
Tips Hemat BBM saat Berkendara
1. Pengisian BBM pada Malam Hari. Jika Anda harus berangkat subuh karena ada meeting di pagi hari atau pulang larut malam karena harus kerja lembur di kantor? Manfaatkan saja kondisi ini untuk mampir ke SPBU. Konon, ternyata 1 liter bensin di waktu-waktu tersebut, lebih banyak dibanding kita membeli 1 liter bensin di siang hari. Mengapa? Karena suhu dingin di malam dan pagi hari membuat partikel bensin dalam keadaan rapat, sehingga volume yang kita dapat pun jadi lebih banyak.
2. Jangan Sampai kosong. Bila jarum fuel meter sudah berada di garis tengah, segeralah mampir ke SPBU terdekat untuk mengisi full tank. Sebab bila semakin banyak ruang kosong di tangki bensin, maka semakin besar kemungkinan bensin menguap di siang hari. Ibarat kolam kosong yang baru diisi, kotoran yang mengendap di bawah akan ikut terangkat dan mengotori mesin.
3. Hindari Musik Upbeat. Sedikit banyak, jenis lagu yang kita dengarkan saat mengemusi berpengaruh pada cara kita memainkan gas dan bermanuver. Lagu upbeat dinilai bisa membuat kita menjadi lebih agresif, layaknya jagoan di film-film aksi Hollywood, macam "fust and furious"! Sebaiknya hindari lagu-lagu dengan irama menghentak, pilihlah yang sedikit berirama slow atau dengarkan radio dengan pilihan lagu bervariasi. Cara lain, turunkan volume suara atau matikan saja tape mobil.
4. Dengarkan Suara Mesin. Di Kecepatan tinggi, biasanya bila jarum RPM (revolution per minute) melebih angka 3 dan mesin mobil akan terdengar menggerung, sebaiknya segera atur perpindahan gigi agar suara jauh M adalah 80-96 km/jam untuk di jalan bebas hambatan.
5. Hindari Overload Muatan. Traveling By Car atau tamasya bersama sejumlah rekan atau keluarga menggunakan mobil, biasanya membuat penuh mobil dengan barang-barang bawaan, sehingga mobil menjadi terbebani dan harus bekerja ekstra. Akibatnya kondisi ini bisa mengurangi aerodinamika mobil dan meningkatkan penggunaan bahan bakar hingga 5%. Bila memungkinkan, angkutlah barang atau penumpang secukupnya.
6. Matikan Mobil Saat Berhenti Lama. Bila mobil berhenti lebih dari 5 menit, baik di tepi jalan atau saat di traffic light, sebaiknya matikan mesin mobil. Sebab bensin akan terus dipakai walau mobil dalam kondisi diam sekali pun, apalagi dengan tetap menyalakan AC. Jadi, tak perlu lama-lama memanaskan mesin, 3 menit saja sudah cukup. Membiarkan mobil menyala dalam kondisi diam dalam lama juga akan mengtinjauankan polusi 20 kali lipat lebih banyak dibanding saat melaju dalam kecepatan 51 km/jam.
7. No Gadget Please! Selain keselamatan jiwa yang terancam, main gadget saat berkendara bisa mengancam keselamatan kantong. Kok bisa? Pasalnya, konsentrasi yang terpecah antara mengemudi atau membalas chatting bisa membuat irama mengemudi jadi tidak halus, penggunaan gas dan rem jadi tak terkendali secara teratur. Padahal, semakin sering kita injak pedal gas dan rem secara bergantian dengan irama cepat, berpengaruh terhadap konsumsi BBM.
8. Mengemudi Dengan Riang. Percaya atau tidak, hati riang membuat pengemudi jauh lebih sabar. Seakan ingin berbagi kebahagiaan, seseorang akan lebih banyak mengalah saat berpapasan dengan pengemudi lain dan memperlakukan mobil dengan lebih halus. Berbeda bila kita menyetir dalam keadaan stress, marah, atau kesal, kita jadi kurang sabar di jalanan sehingga gemar memainkan gas dan rem secara tidak beraturan, agar tidak diserobot pengemudi lain. Atau, melajukan mobil dengan kecepatan tinggi demi melampiaskan kekesalan. Nah, cara ini bisa membuat mobil kita mengonsumsi BBM lebih boros.
9. Gunakan AC Sewajarnya. Penggunaan AC, apalagi dengan pengaturan suhu paling tinggi membuat beban perputaran mesin semakin berat. Apabila sedang berjalan-jalan di daerah sejuk atau bensin dalam keadaan tiris, mematikan hemat, bisa membuat mobil lebih hemat BBM. Agar sirkulasi udara di dalam mobil berjalan, bukalah jendela saat memanaskan mobil. Agar lebih hemat, hindari menyalakan AC sesaat setelah mesin dihidupkan, tunggu hingga 4 menit.
sumber
Senin, 03 Maret 2014
Seorang Profesor Di Pecat Dan Di Denda Kerana Memiliki 2 Orang Anak

China mempunyai polisi atau dasar ketat iaitu satu keluarga satu anak. Dasar ini ialah untuk mengawal populasi manusia. Seorang profesor mengalami nasib malang apabila kerajaan mengetahui dia mempunyai anak kedua..
Akibatnya.. dia diberhentikan kerja dan wang simpanannya sebanyak RMB 240,000 bersamaan USD 40ribu telah diambil kerajaan sebagai denda.
Sekarang ini.profesor ini sedang melakukan rayuan derma di internet.Khalis rasa better dia pindah singapore je.. kat sana ramai anak dapat bonus.
Minggu, 02 Maret 2014
Kisah Benar 20 Tahun Diganggu Dan Dirigol Jin

Mukhadimah ; Gangguan jin saka adalah perkara yang boleh dikatakan kerap juga berlaku dalam sesetengah keluarga masyarakat Melayu. Ia adalah keadaan bila mana seseorang itu dihuni tubuhnya atau didampingi oleh jin (berbagai jenis) sama ada dia sendiri mahukan perkara itu atau dia terperangkap (oleh perbuatan oranglain), atau atas faktor keturunan.
Seorang guru wanita yang telah berkahwin lebih 3 tahun (tapi belum dapat anak) kini sedang diganggu saka dan masih dalam peringkat berubat. Punca saka itu adalah dari bapa mertuanya (kini sudah meninggal).
Khabarnya semua adik-beradik suaminya juga diganggu oleh saka tersebut. Gangguan itu agak menyukarkan juga. Petik suiz lampu tidak menyala, terdengar bunyi seakan anak kucing mengiau, bunyi seperti orang main guli, bunyi kerusi ditarik, bunyi mencakar-cakar, termasuklah rumah berdentum dan bergegar.
Hal itu menyeramkan bulu roma hinggakan guru wanita itu tidak berani balik ke rumahnya sekembali dari kerja. Dia duduk di masjid sementara menunggu suaminya pula pulang dari kerja (suaminya kerja hingga jam 10 malam).
Di waktu malam pula, walaupun suaminya ada di sisinya, dia tetap diganggu dengan berbagai bunyi hingga sukar untuk tidur. ***** Saya dan adik beradik selalu terlihat lembaga hitam yang besar seakan manusia setinggi kira-kira dua meter sehingga mencecah siling
"SAYA menerima qada dan qadar ini serta reda atas setiap ujian Allah SWT tetapi kadang-kadang saya terfikir mengapa seseorang itu sanggup mengorbankan keluarga sendiri demi mewarisi adat nenek moyang yang jelas bertentangan dengan Islam."
Begitulah luahan seorang wanita selepas membaca rencana mengenai angkara Saka yang disiarkan dalam Dimensi, tiga minggu lalu. Wanita yang hanya mahu menggelar dirinya Alia, menghantar emel untuk berkongsi pengalamannya lebih 20 tahun dihantui Saka yang diwariskan datuk kepada ayahnya. Berikutan itu, Alia menetap di luar negara untuk mengelak pelbagai gangguan mistik dan menyeramkan angkara saka itu. Ikuti luahannya:
Datuk meninggal dunia ketika saya masih kecil, baru darjah dua. Sebelum meninggal, datuk sebelah ayah lumpuh selama setahun.
Sejak kematian datuk, selalu ada kesan lebam di badan saya terutama paha ke bawah tetapi ibu anggap ia perkara biasa kerana kanak-kanak sering bermain, kerap jatuh dan terlanggar.
Ketika saya di sekolah rendah, ayah bekerja di negeri lain menyebabkan kami tinggal berasingan. Ketika ketiadaan ayah, saya dan adik beradik lain selalu terlihat kelibat lembaga hitam yang amat besar dan berbentuk seakan manusia di rumah kami. Lembaga hitam itu setinggi kira-kira dua meter sehingga mencecah siling.
Saya selalu demam terkejut melihat lembaga berkenaan. Saya beritahu ibu tapi ibu kata itu hanyalah khayalan kanak-kanak.
Disebabkan ayah bekerja di negeri lain, dua minggu sekali barulah dia pulang melihat kami. Dua atau tiga hari sebelum ayah pulang, saya dan ibu pasti terdengar suara ayah memanggil tetapi apabila berlari ke pintu dan membukanya, saya hanya terlihat kelibat lembaga hitam.
Ibu selalu mengadu sakit pinggang dan bisa di kaki. Badannya terasa seperti dicucuk jarum halus apabila ayah pulang. Dalam rumah pula, selalu muncul serangga seperti belalang bersaiz empat hingga lapan sentimeter panjang, berwarna hijau keperang-perangan dan merah malah serangga itu berbunyi sungguh kuat dan berdesing.
Ketika kami berpindah tinggal bersama ayah apabila saya di sekolah menengah, keadaan menjadi bertambah teruk. Saya selalu lewat bangun ke sekolah kerana setiap malam, badan terasa dihimpit lembaga hitam yang besar.
Apabila bangun tidur, lebam sebesar syiling 50 sen atau lebih besar kelihatan di kaki dengan kesan gigitan. Pinggang terasa seperti paku mencucuk. Sebelum datang haid, saya ada lebam di paha dan kitaran haid juga tidak normal malah kadang-kadang tiada langsung.
Sebelum muncul lebam, serangga seperti belalang muncul dalam rumah bersama bau bangkai yang amat busuk selain bau darah hanyir. Perkara ini kerap berlaku pada malam Jumaat dan badan saya akan berasa panas. Saya sering mengadu kepada ayah sebaliknya dimarahi dan memberi pelbagai alasan.
Disebabkan terlalu kerap menghidap penyakit itu, saya, ibu dan adik-beradik lain mengambil ujian darah kerana khuatir menghidap leukimia. Ujian darah bagaimanapun mengesahkan kami sihat.
Disebabkan keadaan kami semakin mudarat dan pemeriksaan kesihatan moden gagal mengesan sebarang penyakit, kami cuba berubat tradisional dan ramai pengamal perubatan mengatakan kami terkena sihir.
Ada antara mereka menyuruh kami mandi air garam, air daun, air tujuh masjid, tujuh kolah, tujuh perigi, air zamzam, meletak jala dalam rumah dan pelbagai kaedah lain tetapi lebam, bisa badan dan sakit pinggang tidak berkesudahan malah semakin teruk.
Perangai ayah juga berubah sejak kami tinggal bersamanya. Setiap malam Jumaat, dia bergegas ke rumah nenek tapi sebelum itu akan mengamuk dan naik berang tanpa sebab hingga kami ketakutan.
Kami terus berubat tradisional dan daripada seorang pengamal perubatan, kami diberitahu masalah ibu dan saya berpunca daripada belaan keluarga suami. Dia menyatakan lebam itu akibat jin belaan memakan darah sebagai perjanjian menjaga harta benda dan anak cucu yang dibuat lama dulu oleh keturunan ayah.
Beliau menyuruh ibu membawa ayah berjumpa dengannya jika hendak berubat. Pengamal perubatan menjelaskan sendiri kepada ayah tapi sebaik mendengar penjelasan itu, ayah benar-benar marah dan tidak percaya. Dia menuduh keluarga ibu terbabit.
Kali ketiga kami datang untuk berubat, pengamal perubatan itu tidak lagi mahu menerima kedatangan kami kerana keluarganya kacau bilau dan isteri pengamal perubatan itu dirasuk lembaga hitam dan berbulu. Yang peliknya, sesiapa saja termasuk pengamal perubatan yang hendak menolong saya dan ibu pasti dilanda musibah pelik-pelik.
Sejak itu, saya dan ibu sakit bertambah teruk - selalu demam, tidur malam terasa dihimpit dan bermimpi dirogol lembaga hitam besar.
Sehinggalah kami bertemu seorang ustaz untuk berubat. Selepas diperiksa, ustaz itu mula menerangkan dengan terperinci perkara sebenar:
"Keturunan sebelah ayah dulu ada membuat perjanjian dengan makhluk itu melalui perantaraan seseorang yang dianggapnya sebagai wali ketika menuntut. Wali itu menghadiahkan khadam untuk menolong menjaga harta benda dan keturunan anak cucunya, membuka kebun selain menjadikan orang lain melihatnya gagah, kuat dan berasa gerun.
"Selepas datuk meninggal, makhluk itu terbiar lama, tidak diberi layanan dan ganjaran seperti janji tuannya dulu menyebabkan ia mengamuk dan mahukan layanan. Sebelum kehadiran makhluk jin besar keturunan Ifrit jantan atau digelar hantu raya dalam budaya Melayu itu, akan ada bau busuk dan serangga seperti belalang atau serangga lain.
"Makhluk itu berbulu seperti mawas, amat ganas dan memakan darah dan air mani manusia untuk hidup, akan menggigit dan meninggalkan tanda kepada semua keturunan keluarga ayah," katanya.
Ustaz itu juga menerangkan, makhluk itu kadang-kadang menyerupai ayah dan sering merogol ibu dan saya ketika tidur. Apabila kami tidur, kadangkala bermimpi melahirkan anak kecil.
Makhluk itu juga berupaya mengacau-bilau dan memecah belahkan keluarga jika tuntutannya tidak dipenuhi. Ustaz itu menambah, jika tidak berhati-hati, kemungkinan ada kematian kerana makhluk itu mahukan makanannya (darah) yang banyak. Saya tidak tahu betul atau tidak, tetapi ramai keluarga di sebelah ayah yang mati pada usia muda. Wallahualam.
Kami berubat tapi masalah lebam masih berterusan dan mimpi dirogol masih berterusan. Saya juga kerap bermimpi anak kecil selain bermimpi melahir dan menyusukan bayi. Pernah sekali antara sedar dan tidak, saya melihat lembaga hitam menyerupai ayah mengaku yang ia sudah mati dan hendak memeluk saya.
Apabila saya sedar, saya menjerit dan lembaga itu hilang. Dua tiga hari selepas insiden itu, bau hanyir darah memenuhi bilik. Semua cadar dicuci tetapi bau masih ada. Insiden pelik lain ialah bunyi sesuatu menghempap bumbung dan mencakar siling terutama pada tengah hari dan malam.
Kelakuan ayah juga pelik apabila membiarkan sekeping bumbung (atap) rumah terbuka pada setiap bilik, meletakkan parang atau sebilah pisau kecil di bawah permaidani, katil atau kerusi dan makan dalam kuantiti yang banyak malah berpinggan-pinggan.
Ayah juga ada menyimpan keris kecil yang katanya, pusaka yang harus dijaga rapi selain sehelai kain putih berbentuk gelang yang dililit.
Setiap malam Jumaat atau malam Rabu, ayah memakai wangian yang baunya sungguh kuat dan membuka semua tingkap dengan luas. Ayah juga tidak mahu tidur dengan ibu dan mengunci diri dalam bilik keseorangan.
Pernah saya mengintai dan melihat dia bercakap seorang diri dan ketika itu di luar rumah ada bunyi serangga seperti belalang yang berdesing kuat.
Ustaz yang kami temui juga pernah berkata, datuk saya itu tidak boleh meninggal dunia selagi amalannya diturunkan kepada waris keturunannya menyebabkan ustaz itu menasihatkan saya dan ibu memutuskan hubungan dengan ayah dan duduk sejauh mungkin bagi mengelakkan gangguan berterusan.
Alhamdulillah, kami mengikuti nasihat itu. Kini saya menetap di luar negara dan dalam proses membawa ibu tinggal bersama-sama. Masalah lebam masih ada tetapi sudah tidak seteruk dulu.
Buat masa ini, saya mengamalkan bacaan beberapa ayat suci al-Quran dan bersolat lebih tekun untuk mengelak diganggu. Bisa di badan dan mimpi dirogol atau dihempap makhluk hitam, Alhamdulillah sudah tiada.
Memang sukar untuk masyarakat mempercayai perkara ini, tetapi pada hakikatnya inilah masalah yang melanda masyarakat Melayu hingga kini.
Mungkin ada sesetengah pihak menganggap perkara ini remeh tetapi amalan saka jika tidak dibendung membawa mudarat - perpecahan rumah tangga, perceraian suami isteri, syak wasangka, pergaduhan antara saudara dan masyarakat, sakit misteri berlanjutan dari segi fizikal dan mental serta hidup tidak lagi tenang.
Saya berharap jika ada sesiapa yang menghadapi masalah saka, berubatlah dan buanglah perkara jahil ini. Bertaubat serta kembalilah ke jalan Islam yang sebenar dan percayalah kepada kekuasaan Allah dan amalan Nabi dan Rasul.
Sabtu, 01 Maret 2014
Abby Abadi ke Kuala Besut dengan suami berkempen
| Harakahdaily, | 20 Jul 2013 |

BESUT: Selebriti Abby Abadi mengumunkan bahawa beliau datang berkempen pada PRK Dun Kuala Besut bersama suami tersayang, Farhan dari Kelantan yang merupakan orang jamaah.
Perkara itu dimuatkan dalam laman http://prkkualabesut.pas.org.my malam tadi seperti di bawah.
Malam ini di UPU Seberang Barat, Kuala Besut, Abby Abadi secara rasminya mengumunkan bahawa beliau datang bersama suami tersayang, sdr Farhan dari Kelantan dan orang Jamaah didalam ceramah beliau bersama sama Ust Zulkifli Yaakob untuk mengajak semua pengundi DUN Kuala Besut memangkah PAS dalam PRK 24 Julai nanti.
Abby yang aktif dengan dunia politik Islam turut serta berkempen bagi membantu kemenangan calon PAS, Endot@Azlan Yusof atau mesra dengan paggilan Che Long.
Ketika program Bicara Keluarga Bahagian di pentas “Jom Bersama Che Long” anjuran Markaz Unit Peti Undi (UPU) Kampung Baharu, Abby Abadi turut mengajak rakyat terutama pengundi pilihan raya kecil N1 Kuala Besut memilih Islam.
Ini kerana, katanya sama ada seseorang yang beragama Islam itu suka atau tidak mesti bersama-sama dengan dasar dan perjuangan Islam.
Beliau turut melahirkan rasa syukur kerana kenal dengan perjuangan Islam setelah bersama-sama dengan PAS.
Jumat, 28 Februari 2014
11 Pengaman Ultra Violet
Untuk menghindari pemalsuan uang kertas, pihak percetakan uang berusaha keras menambahkan pengaman2 yang tercanggih pada masanya. Kita tahu bahwa berbagai jenis pengaman terdapat pada uang2 kertas modern, mulai dari cetak intalgio, water mark, benang pengaman sampai tinta berpendar.
Pembahasan kita kali ini dibatasi hanya pada tinta berpendar.Jenis tinta yang satu ini akan berpendar atau bercahaya bila dilihat dengan mempergunakan lampu ultraviolet, karena itu tinta ini disebut sebagai fluorescent ink. Lampu ultraviolet dapat dibeli di toko2 peralatan listrik dengan harga sekitar 50-100 ribu rupiah. Semua uang kertas modern mempergunakan fluorescent ink sebagai bagian dari pengamannya. Seperti apakah bentuknya? Mari kita lihat pada uang kertas yang masih berlaku saat ini.
Pecahan 1000 rupiah tahun 2000
Tinta pada nomor seri berpendar kekuningan, sedangkan benang pengaman berpendar kemerahan
Pecahan 2000 rupiah tahun 2009

Pada bagian muka terlihat motif hiasan berwarna kuning dengan benang pengaman juga berwarna kemerahan.

Pada bagian belakang terlihat nomor seri berpendar kekuningan
.
.
Pecahan 5000 rupiah tahun 2001

Pada bagian depan terlihat benang pengaman berwarna kuning hijau saling berganti

Pada bagian belakang selain nomor seri yang kekuningan tampak angka 5000 di sisi kiri atas.
Pecahan 10000 rupiah tahun 2005

Di bagian depan terlihat motif ukiran berwarna kuning dengan benang pengaman berwarna merah

Di bagian belakang terlihat rumah limas dan angka 10000 berpendar kekuningan
Pecahan 20000 rupiah tahun 2004

Terlihat benang pengaman beraneka warna, biru, hijau, kuning dan merah

Di bagian belakang terlihat angka 20000 berpendar kehijauan
.
.
Pecahan 50000 rupiah tahun 2005

Motif seperti pita berwarna kekuningan di sisi kiri bagian depan

Penari bali, angka 50000 dan nomor seri yang berpendar di sisi belakang
Pecahan 100000 rupiah tahun 2004

Disisi belakang tampak peta Indonesia, angka 100000 dan nomor seri yang berpendar hijau kekuningan serta gedung MPR yang berwarna kemerahan di sudut kiri atas.
Pengaman canggih seperti di atas dapat secara mudah membedakan asli palsunya suatu uang hanya dengan menghadapkannya pada lampu ultraviolet. Bila asli maka akan terlihat seperti pada gambar di atas, bila palsu tentu tidak ada. Mudah bukan?
Sekarang pertanyaannya adalah:
DIMULAI SEJAK KAPANKAH UANG KERTAS KITA MEMPERGUNAKAN TINTA BERPENDAR UNTUK PERTAMA KALINYA?
Apakah sejak jaman penjajahan Belanda?
Tentu tidak, karena pada jaman tersebut tinta fluorescent dan lampu ultraviolet belum ditemukan.

Uang kertas jaman Belanda tidak ada yang mempergunakan tinta berpendar.
Setelah diteliti, ternyata uang kertas kita yang mempergunakan tehnik tinta berpendar untuk pertama kalinya adalah seri bunga tahun 1959 yang dicetak oleh Thomas De La Rue. Seperti apa bentuknya bila dilihat di bawah lampu ultraviolet? Mari kita saksikan untuk pertama kalinya gambar uang-uang tersebut.
Pecahan 5 rupiah 1959

Bunga yang berpendar kekuningan dengan benang pengaman kebiruan di sisi kanan
Pecahan 10 rupiah 1959

Rangkaian bunga berpendar berwarna orange kecoklatan dan benang pengaman kebiruan
Pecahan 25 rupiah 1959

Bunga teratai berpendar kecoklatan dan benang pengaman berwarna biru di sisi kanan
Pecahan 50 rupiah 1959

Bunga matahari yang berwarna keemasan diapit corak kecoklatan di kedua sisinya, benang pengaman masih bersinar kebiruan.
Pecahan 100 rupiah 1959

Bunga dengan berbagai warna yang indah, merah, kuning dan coklat, perhatikan benang pengaman pindah ke sisi kiri.
Pecahan 500 rupiah 1959

Warna bunga yang dominan kekuningan, dengan benang pengaman kebiruan di sisi kiri.
Pecahan 1000 rupiah 1959

Bunga berwarna kuning di bagian bawah kertas disertai benang pengaman di sisi kiri.
Setelah melihat gambar-gambar indah di atas, maka akan timbul suatu kebanggaan dan kecintaan yang lebih mendalam terhadap uang-uang kuno negara kita. Bayangkan saja tehnik fluorescent baru dipakai secara luas di awal tahun 1970an, itupun masih sederhana, tetapi negara kita sudah memakainya dengan motif yang indah dan warna beraneka macam belasan tahun sebelumnya. Setelah seri bunga 1959, tinta berpendar baru ditemukan pada uang kertas emisi 1975 (pecahan 1000 Diponegoro, 5000 nelayan dan 10000 barong). Itupun hanya berupa angka nominal masing2 uang. Seperti apa bentuknya, akan kita bahas dilain kesempatan.
Jakarta 16 Maret 2010
Kritik dan saran hubungi arifindr@gmail.com
Kamis, 27 Februari 2014
10 Rumah Paling Mewah dan Mahal di Dunia
Rumah mewah bukan sekedar menjadi tempat tinggal, namun juga status sosial pemiliknya. Karena alasan tersebut, meski semahal apapun banyak rumah tetap diminati.
Seperti 10 rumah berikut ini. Harga yang mahal seolah tidak menjadi penghalang bagi miliuner untuk membelinya. Rumah-rumah tersebut dilengkapi fasilitas yang cukup mencengangkan. Sebut pemandian air panas pribadi, bioskop dan ada pula yang melengkapi rumahnya dengan pom.
Lalu seperti apa sih 10 rumah mewah tersebut? Yuk kita simak:
Seperti 10 rumah berikut ini. Harga yang mahal seolah tidak menjadi penghalang bagi miliuner untuk membelinya. Rumah-rumah tersebut dilengkapi fasilitas yang cukup mencengangkan. Sebut pemandian air panas pribadi, bioskop dan ada pula yang melengkapi rumahnya dengan pom.
Lalu seperti apa sih 10 rumah mewah tersebut? Yuk kita simak:
10. Maison de lAmitie

Salah satu rumah paling mewah dari pasangan yang telah berpisah, Donal Trump. Rumah ini memiliki 18 kamar dan 22 kamar mandi. Setelah coba dijual seharga $125 juta (Rp 1,22 triliun), rumah tersebut akhirnya dibeli seharga $95 (Rp 926 miliar).
9. Silicon Valley mansion

Mansion dengan gaya Perancis ini dinilai memiliki harga $100 juta (Rp 975 miliar). Rumah tersebut merupakan kediaman Yuri Milner dan terletak di Los Altos Hills California. Yuri adalah miliuner dari Moscow Rusia, dengan perusahaan Digital Sky Technologies. Rumah tersebut memiliki pemandangan ke Teluk San Francisco dan memiliki luas 11 hektar.
8. Fleur de Lys

Dengan luas 41,000 meter persegi, Fleur de Lys memiliki 15 kamar tidur. Pada tahun 2008, rumah tersebut dijual di pasaran seharga $125 juta (Rp 1,22 triliun). Rumah tersebut dibangun miliuner asal Texas, David Saperstine dan terinspirasi dari Vaux le Vicomte Palace yang berada di luar Paris.
7. The Pinnacle

Rumah dari developer asal Amerika, Blixseth ini dinilai seharga $155 juta (Rp 1.51 triliun). Rumah tersebut berada di sekitar area sky resort yang dimilikinya secara pribadi. Rumah tersebut memiliki lift pribadi yang menghubungkan The Pinnacle ke area resort.
6. Franchuk Villa

Villa bergaya Victoria ini kerap masuk list rumah paling mahal di London. Rumah tersebut bernilai $161 juta (Rp 1,57 triliun). Rumah ini memiliki 10 kamar tidur, dengan kolam renang indoor yang terletak di bawah tanah. Selain itu ada pula bioskop pribadi dan ruang untuk menyelamatkan diri.
5. The Hearst Mansion

The Hearst Mansion adalah rumah dengan pop culture paling cool di dalamnya. Dikenal pula sebagai Hearst Castle, rumah tersebut dihargai $165 juta (Rp 1,61 triliun). Rumah tersebut memiliki 3 kolam renang, 29 kamar, bioskop dan lokasi disko.
4. Fairfield Pond

Fairfield Pond dinilai seharga $198 juta (Rp 1,91 triliun). Rumah ini dianggap rumah paling luas di Amerika. Dengan 29 kamar tidur, serta 39 kamar mandi, rumah ini terletak di area seluas 63 hektar. Rumah ini juga memiliki dua lapangan tenis serta pemandian air panas mewah pribadi.
3. Villa Leopolda

Villa ini dibangun pada tahun 1902 oleh King Leopold II dari Belgia. Rumah bergaya Riviera Perancis ini dibeli oleh milyuner asal Rusia, Mikhail Prokhorov seharga $736 juta (Rp 7,17 triliun). Rumah ini sempat menjadi lokasi syuting film To Catch a Thief dari Alfred Hitchcock (1955).
2. Antilla

Rumah ini menjadi rumah yang dihargai $1 miliar (Rp 9,75 triliun). Rumah ini terletak di atas garasi 6 lantai. Ada 9 elevator dan kebun 4 lantai.
1. Hala Ranch

Hala Ranch sempat yang terletak di Aspen utara, Colorado adalah salah satu rumah paling mewah. Rumah tersebut pada tahun 2006 dibeli Pangeran Arab Saudi, Bandar bin Sultan dengan harga $135 juta (Rp 1.31 Triliun). Rumah tersebut memiliki luas 56.000 meter persegi, dan dibangun pada tahun 1991. Rumah ini juga dilengkapi pusat rekreasi, toko mekanik, serta pom dan tempat cuci mobil pribadi. Rumah tersebut dibeli oleh miliuner John Paulson pada tahun 2012 seharga $49 (Rp 477 miliar).
sumber
Rabu, 26 Februari 2014
Hanya Mampu Melihat Sahabat Menggelupur Di Atas Jalan
“Saya sebak melihat Muhamad Suaidi menggelupur di atas jalan dalam keadaan berlumuran darah lalu membisikkan kalimah syahadah ke telinganya sebelum dia mendengus panjang. Tidak lama kemudian dia terus senyap,” kata Mohd Siddiq Al Hakim Jamat, 19, sahabat baik kepada Muhamad Suaidi Hasan, 19, yang terbunuh dalam kemalangan di Kilometer 203.4, Lebuhraya Utara-Selatan arah utara, di Alor Gajah malam kelmarin.Dalam kejadian jam 9.30 malam, Muhamad Suaidi yang menunggang motosikal Yamaha 125Z dalam perjalanan pulang ke ibu kota sebelum motosikal ditunggang hilang kawalan lalu merempuh belakang sebuah pacuan empat roda yang berhenti di lorong kecemasan akibat kerosakan.
Selain Mohd Siddiq, turut berkonvoi bersama mangsa adalah tiga lagi rakannya iaitu, Hafizan Hatta, 19, Mohd Samian Zamri, 19, dan Mohd Amirudin Najikin, 20. Mereka dari Pagoh, Johor menghala ke Kuala Lumpur.
Menurut Mohd Siddiq, dia yang menunggang tidak jauh di belakang mangsa terkejut sebaik saja terdengar dentuman sebelum menyedari Muhamad Suaidi terbabit kemalangan.“Saya lihat motosikal arwah terperosok di belakang sebuah pacuan empat roda manakala arwah tertiarap di atas jalan. sumber
Langganan:
Postingan (Atom)